studiopelangi

Tanggal 25 Januari tepatnya pukul 12.14 tiba-tiba seluruh orang berhamburan keluar rumah, ada suara anak kecil berteriak “mamah beli permen” di tengah-tengah riuh orang-orang yang hendak menyelamatkan diri. Meskipun pusat gempa berada  di Kebumen, tepatnya di 104 Barat Daya Kebumen, tapi gempa terasa sampai di markas kami yang berada di Semarang. Meskipun demikian beruntung tidak menimbulkan kerusakan apa-apa di tempat kami hanya kejiwaan kami yang rusak. Menurut BMKG, Gempa yang terjadi di Kebumen terletak di kedalaman 48 Km. Nah, kali ini kami akan memaparkan apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh para Crew Video Shooting saat gempa:

1.     Tertawa Lantang Sambil Memegang Camcorder.

Sebenarnya yang perlu dilakukan oleh para Crew Video Shooting saat terjadi gempa ialah menyelamatkan diri, dan bukan mentertawakan orang yang sedang berusaha menyelamatkan diri, karena jelas ini akan menambah kepanikan orang yang masih berada didalam ruangan.

2.     Mengganggu Orang Yang Menyelamatkan Diri.

Anda berhak untuk segera keluar ruangan ketika terjadi gempa ini tentu bukan persoalan bagaimana pelayanan yang baik tapi persoalan bagaiman anda tetap bertahan hidup. Tapi jika ketika gempa para Crew Video Shooting sibuk menggoda dan meminta nomor hp/pin BB tentu akan sangat mengganggu usaha penyelamatan diri orang.

3.     Menghalangi Pintu Keluar Dengan Menggunakan Tripod Dan Kamera.

Demi kelancaran pengambilan gambar tentu kita kadang merasa terganggu ketika ada orang yang menghalangi dan menutupi kamera video kita. Tapi ketika saat terjadi gempa tentu bukanlah saatnya untuk menjadi ajang balas dendam para peserta acara dengan menutupi pintu keluar dengan cara beridiri dengan tripod dan kamera agar orang lain tidak bisa keluar ruangan.

4.     Membuang Kamera Ke Kloset.

Ketika terjadi gempa biasanya orang-orang akan berlarian panik keluar ruangan agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Tapi bukan berarti kita para crew Video Shooting juga turut panik dan berteriak gaduh kemudian membuang kamera kita ke kloset dengan alasan bahwa suasana sudah terlanjur gaduh. Itu bukanlah hal yang terpuji melainkan anda akan dicap abnormal.

5.     Memaksa Para Peserta Acara Untuk Berpose

Perbuatan memaksa peserta untuk berpose untuk hasil jadi video yang baik tentu tidak tepat saat terjadi gempa. Apa lagi anda tau bahwa ruangan/gedung hampir roboh. Kita tidak bicara soal estetika disini, tapi bagaimana semua orang bisa terselamatkan.

Itulah hal yang berbahaya dan tidak boleh dilakukan para crew jasa video shooting saat terjadi gempa ketika sedang bekerja. Selain membahayakan nyawa orang, nyawa kita sendiri juga terancam. Tapi untuk para tim dari Studio Pelangi sendiri kami yakin tidak akan melakukan hal diatas karena tim kami adalah tim Video Shooting Profesional.

0 comments Blogger 0 Facebook

Post a Comment

 
Hp 0856-4020-3369 / studiopelangi ( foto + video shooting wedding semarang ) © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top